
Fenomena yang sangat mengejutkan dunia barat telah terjadi, sesuatu yang sangat ditakuti oleh barat tumbuh subur di halaman mereka sendiri. Yang sesungguhnya itu adalah seberkas cahaya kehidupan baru bagi mereka yang memahaminya. Tapi sebahagian dari mereka sangat takut karena islamofhobia yang disebarkan oleh orang-orang yang anti terhadap Islam, dan sekarang mereka tidak bisa membendung apa yang telah terjadi,
karena itulah takdir Tuhan Allah.SWT yang tak akan mampu ditolak oleh mahluk apa pun. Pertumbuhan kaum Muslim dieropa sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir ini, baik dari sisi kelahiran baru atau pun bertambahnya jumlah mualaf dari kalangan kulit putih.
Seperti halnya seorang Aktor Irlandia, Liam Neeson mengatakan ia berpikir tentang menjadi seorang Muslim setelah menjalani kebangkitan spiritual di Turki.
Neeson yang dilahirkan dalam sebuah keluarga Katolik Roma di Ballymena, Irlandia Utara mengatakan kepada surat kabar yang berbasis di London, The Sun, bahwa ia terkesan oleh suasana religius di Istanbul ketika ia menjalani syuting sebuah film di kota tersebut.
Ia mengatakan : “Islam menyeru untuk melaksanakan sholat lima waktu dan untuk minggu pertama, itu membuat Anda gila, kemudian itu masuk ke dalam jiwa Anda dan hal itu menjadi sangat indah, paling indah. Terdapat 4.000 masjid di kota, beberapa sangat menakjubkan dan benar-benar membuat saya berpikir mengenai menjadi seorang Muslim”.
Lonjakan konversi memberikan kontribusi terhadap mainstream Islam di Eropa dan berkontribusi terhadap Islamisasi dibenua Eropa.
Di Inggris, jumlah Muslim yang baru saja memeluk Islam sekitar 100.000, menurut sebuah survey yang dilakukan oleh kelompok antar-iman yang disebut Faith Matters. rata-rata umur mereka sekitar 27.
Survey yang dilakukan oleh Kevin Brice dari Universitas Swansea di Wales, menanyakan kepada mualaf pandangan mereka tentang aspek negatif dari budaya Inggris. Mereka mengidentifikasi alkohol dan mabuk-mabukan, kurangnya moralitas dan kebebasan seksual dan konsumerisme tak terkendali.
Sembilan dari sepuluh mualaf perempuan mengatakan sejak mereka mengubah agama menyebabkan mereka berpakaian lebih konservatif. Salah satu warga Inggris yang menonjol dan menjadi mualaf adalah Lauren Booth, adik ipar mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair.Booth sekarang mengenakan kerudung setiap kali ia meninggalkan rumahnya dan melaksanakan sholat lima kali sehari.
Di Perancis, sebuah perkiraan menyatakan 70.000 warga Perancis telah memeluk Islam dalam beberapa tahun terakhir, seperti yang dilaporkan 3 saluran televisi publik Perancis. Seperti di Inggris, mayoritas pemeluk Islam di Perancis adalah perempuan muda yang mengatakan mereka kecewa dengan materialisme.
Konversi ke Islam juga marak di Austria, Republik Ceko, Denmark, Finlandia, Belanda, Hungaria, Irlandia, Luksemburg, Norwegia, Polandia, Portugal dan Spanyol.
Di Italia, seorang Duta Besar Alfredo Maiolese, seorang anggota parlemen Italia, baru-baru ini menjadi seorang Muslim dan sekarang mendedikasikan waktunya mencoba memperbaiki citra Islam di Barat.
Di Swedia, kini terdapat sekitar 5.000 orang yang baru memeluk Islam.
Di Jerman, setidaknya 20.000 orang telah masuk Islam dalam beberapa tahun terakhir, seperti yang dilaporkan televisi RTL. .Banyak warga Eropa yang memeluk Islam pada kenyataannya menjadi jauh lebih sholeh dibanding Muslim yang memang sejak lahir dan banyak dari mereka yang menjadi “radikal”.
Daniel Streich yang sebelumnya merupakan tokoh Islamophobia terkenal dari Swiss, mantan anggota Partai Rakyat Swiss (SVP) yang berkampanye menentang pembangunan menara untuk Masjid, kini dia telah memeluk Islam. Dia sekarang mengatakan Swiss butuh lebih banyak Masjid.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar