
anggota DPR mengeluh soal konsumsi saat rapat yang dinilai tidak enak dan kurang layak untuk anggota DPR , berhasil menuai kritik dari berbagai kalangan. Hal semacam ini menjadi bukti kalau kualitas dan kapasitas anggota DPR tidak dapat dibanggakan dan tidak cerdas. karena didalam gedung yang beraset milyaran itu mereka malah meributkan hal yang remeh-temeh.
hal hal semacam ini hanya akan memperburuk citra
DPR dimata publik sebagai lembaga legislatif
semestinya anggota dewan fokus melakukan fungsinya sebagai wakil rakyat. seperti pengawasan, legislasi dan anggaran. Saat ini. kinerja DPR masih jauh dari yang diharapkan oleh rakyat.
" cuma kemauannya saja yang besar tapi pengabdianya kecil,"
.
harga konsumsi ringan untuk anggota DPR yang mencapai Rp 20 ribu rupiah, yang berisi 3-4 potong makanan ringan, dianggap tidak pantas.
Hhmmm……..
Pada saat itu para anggota DPR tengah mempersiapkan sebuah aturan mengenai peliputan di DPR. Entah apa alasannya berbagai aturan itu dibuat !
Menurut Wakil Ketua DPR Pramono Anung, sebenarnya DPR tak ingin membatasi peliputan wartawan. Hanya saja, DPR ingin wartawan yang meliput jangan ikut merusak citra DPR.
"Padahal tanpa di rusak juga emang udah rusak tuh citra"
"Media harus punya akses tapi juga harus respect dengan yang lainnya. Toh lembaga DPR ini juga perlu kita jaga. Seringkali berita terkesan berlebihan bagi DPR. ini tidak baik walaupun lembaga ini wajib dikritik karena bebal,"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar