Rabu, 29 Februari 2012

Hacker, Petualang Sisi Gelap Dunia Maya



Hacker adalah kegiatan ilegal yang merupakan suatu bentuk kejahatan yang dilakukan melalui jaringan internet dengan menggunakan program program tertentu. hacker sangat ditakuti para pelaku bisnis yang menggunakan system jaringan internet, tapi kegiatan hecking ini justru menjadi lahan bisnis yang cukupmenjajnjikan bagi berbagai produsen sistem keamanan, mereka berlomba-lomba menawarkan pertahanan terbaik untuk melawan sepak terjang hacker.


perlombaan tidak pernah berakhir, tekhnologi semakin meningkat dan kejahatan dunia maya pun makin beragam. pada kenyataannya, tidak semua sistem keamanan bisa diandalkan, sehingga menuntut peningkatan kinerja dan update setiap hari dari para produsen sistem keamanan.
ada beberapa orang top didunia hacker, yang kegiatanya sempat membuat sibuk para pebisnis dan pemerintah
  •  Kevin Mitnick dia dikenal sebagai hecker yang melakukan aksi phone phreaking, atas kegiatanya dia terpaksa harus mendekam dipenjara. phone phreaking adalah aksi penyusupan kedalam sistem komputer untuk menjebol sistem telepon agar bisa melakukan panggilan secara gratis. dia tidak bekerja sebagai programing tapi dia yakin siapapun dapat membuat kerusakan hanya dengan telepon. Setelah menghabiskan masa hukumannya, ia mendirikan perusahaan konsultan keamanan, Mitnick Security.

  • Gary McKinnon. McKinnon adalah orang dibalik penyusupan terbesar ke sebuah sistem militer dalam sejarah ilmu komputer. Tidak puas dengan hal itu, pria yang akrab di panggil solo ini secara terang-terangan mengacaukan sistem keamanan informasi dari PENTAGON dan NASA. Saat ini ia telah diekstradisi ke Amerika Serikat dan dikucilkan dari dunia internet, dilarang menggunakan komputer untuk akses ke internet.

  • Vladimir Levin. dia seorang Ahli biokimia dan matematika, dia populer didunia hacking  dengan aksinya yang berhasil melakukan perampokan bank terbesar menggunakan teknik cracking. Levin berhasil memindah bukukan uang sekitar 10 juta dolar AS dari Citibank di New York ke rekening pribadinya.Vladimir Levin berhasil ditangkap oleh INTERPOL pada tahun 1995 saat melakukan perjalanan, di bandara Heathrow, Inggris. Namun, ia hanya menerima hukuman penjara selama 3 tahun.

  • Kevin Poulsen. Pria yang saat ini bekerja sebagai jurnalis ini punya masa lalu yang kelam. , ia juga dikenal sebagai phone phreaker. dia berhasil mengelabui sebuah stasiun radio yang menawarkan hadiah mobil Porsche bagi penelepon ke 102.

  • Anonymous. ini merupakan sebuah kelompok. Grup hacker ini belakangan menjadi sangat populer setelah aksinya berhasil menjebol berbagai sistem keamanan. Tidak tanggung-tanggung, perusahaan-perusahaan dengan nama besar yang menjadi korbanya. salah satunya Sony yang ikut menjadi korbannya. dengan aksinya tersebut, sony mengalami kerugian yang cukup besar. situs PlayStation Network (PSN) milik Sony down selama berhari-hari. lebih Parahnya lagi,  data para pengguna PSN berhasil di back up dan mereka   mempublikasikannya.
 dan saat ini para hacker masih banyak bergentayangan didunia maya, sebagian dari mereka tidak melakukan aksinya secara sembunyi-sembunyi, dari mereka ada yang berharap bisa terkenal dan disegani didunia maya, dan pada akhirnya bisa membuat sesuatu yang berguna, jadi semacam action atau pembuktian. 
begitupun diindonesia, aksi-aksi para hacker tanah air pun tidak mau ketinggalan. seperti beberapa waktu lalu database KPU pernah menjadi korban nya.  

Ada beberapa tips untuk menghindari aksi para hacker
  • Pasang program anti virus yang memiliki kinerja baik
  • Update anti virusnya secara berkala kalau bisa setiap hari
  • Jangan klik link yang mencurigakan
  • Jangan buka lampiran e-mail tanpa keterangan yang jelas
  • Gunakan browser yang aman
  • Hati hati dengan layanan gratis
  • Usahakan jangan berbagi informasi dengan situs yang tidak jelas
  • Gunakan password pribadi dan umum
  • Gunakan e-mail yang berbada untuk perusahaan dan pribadi
  • Gunakan kartu kredit dan layanan online dengan kredibilitas yang jelas untuk keperluan berbelanja
  • Jangan mengirimkan informasi pribadi lengkap tanpa jaminan

Tidak ada komentar: